Popular Posts
-
PEMODELAN PERANGKAT LUNAK Apa itu Pemodelan Perangkat Lunak?. Pemodelan Perangkat Lunak adalah proses pembuatan representasi a...
-
SOFTWARE DEVELOPMENT LIFE CYCLE ( SDLC ) SDLC (Software Development Life Cycle) , atau Siklus Hidup Pengembangan Perangkat Lunak , a...
-
USE CASE DIAGRAM 1. Pengertian dan Fungsi Diagram use case merupakan gambaran atau representasi dari interaksi yang terjadi antara ...
Blogger templates
Blogger news
Blogroll
About
Blog Archive
- Januari 2026 (1)
- November 2025 (1)
- September 2025 (3)
- Agustus 2025 (1)
- Juli 2025 (3)
- Juni 2025 (1)
- Mei 2025 (1)
- Februari 2025 (1)
- Januari 2025 (2)
- Maret 2024 (1)
- Januari 2024 (2)
- November 2023 (4)
Buscar
Cari Blog Ini
Mengenai Saya
ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM
(ERD)
A. Pengertian
Entity Relationship Diagram (ERD) adalah sebuah diagram yang digunakan untuk memodelkan struktur logis dari sebuah basis data. ERD menggambarkan hubungan antar entitas (objek nyata atau konsep) dalam sistem dan atribut-atribut yang terkait. ERD merupakan langkah awal dalam perancangan basis data yang bersifat konseptual.
Diagram ini pertama kali diperkenalkan oleh Peter Chen pada tahun 1976 dan menjadi bagian penting dalam proses Database Design Life Cycle (DDLC).
B. Komponen Utama
ERD terdiri dari beberapa komponen utama:
1. Entitas (Entity)
Entitas adalah objek atau hal yang memiliki eksistensi nyata maupun konsep dan dapat dibedakan dari entitas lainnya.
-
Entitas kuat (Strong Entity): Entitas yang dapat berdiri sendiri tanpa bergantung pada entitas lain.
-
Entitas lemah (Weak Entity): Entitas yang keberadaannya tergantung pada entitas lain.
Simbol: Biasanya digambarkan dalam persegi panjang.
2. Atribut (Attribute)
Atribut adalah karakteristik atau informasi yang dimiliki oleh suatu entitas.
-
Atribut sederhana (Simple Attribute): Tidak dapat dipecah lagi.
-
Atribut komposit (Composite Attribute): Dapat dipecah menjadi atribut yang lebih kecil.
-
Atribut multivalued: Memiliki lebih dari satu nilai untuk satu entitas.
-
Atribut kunci (Key Attribute): Digunakan untuk mengidentifikasi entitas secara unik.
Simbol: Digambarkan dalam bentuk elips.
3. Relasi (Relationship)
Relasi menggambarkan hubungan antara dua atau lebih entitas.
-
Relasi satu ke satu (1:1)
-
Relasi satu ke banyak (1:N)
-
Relasi banyak ke banyak (M:N)
Simbol: Digambarkan dalam belah ketupat.
C. Jenis Relasi
1. One to One Relationship
Relasi One to One adalah relasi dimana suatu baris tabel A hanya berhubungan dengan suatu baris tabel B. Perhatikan gambar dibawah ini :
Dari gambar tersebut tabel penjual memiliki relasi one to one dengan tabel kota, sebagai contoh terdapat penjual bernama fahmi dengan alamat jl asempayung yang berada di kota surabaya.
2. One to Many Relationship
Relasi One to Many adalah relasi dimana suatu baris di table A memiliki relasi di beberapa baris di table B. Perhatikan gambar berikut :
3. Many to Many Relationship
Relasi Many to Many adalah relasi dimana setiap lebih dari satu baris data dari tabel A berhubungan dengan lebih dari satu baris data pada tabel B. Artinya, kedua tabel masing-masing dapat mengakses banyak data dari tabel yang direlasikan. Maka dari itu, relasi Many to Many butuh tabel C sebagai perantara tabel A dan tabel B.
Sebagai contoh pada gambar diatas, beberapa penjual memiliki hubungan dengan beberapa kategori. misal penjual A kategori Makanan dan Minuman, sedangkan penjual B kategorinya adalah Minuman saja. jika dibuat relasinya One to One atau One to Many akan kesusahan. maka dari itu butuh tabel perantara yang bernama penjual_kategori sebagai pengubung tabel penjual dan tabel kategori.
Pada dasarnya relasi Many to Many merupakan gabungan dari dua relasi One to Many. Sebagai contoh tabel penjual memiliki relasi one to many dengan tabel penjual kategori dan tabel kategori memiliki relasi one to many ke tabel penjual kategori.
D. Simbol-Simbol pada ERD
Di dalam ERD terdapat beberapa simbol dan fungsi nya masing masing. Perhatikan gambar dibawah ini :
E. Keuntungan ERD
Keuntungan Menggunakan ERD
-
Membantu perancangan basis data secara visual dan sistematis.
-
Mempermudah komunikasi antara pengembang, analis, dan pengguna sistem.
-
Mengurangi inkonsistensi dalam struktur data.
-
Menjadi dasar dalam pembuatan skema logis dan fisik database.
F. Kesimpulan
ERD adalah alat penting dalam tahap awal perancangan sistem basis data. Dengan ERD, kita dapat menggambarkan struktur data dan hubungan antar entitas secara visual, jelas, dan sistematis. Penggunaan ERD membantu memastikan bahwa database yang dirancang akan memenuhi kebutuhan pengguna dan bebas dari redundansi atau kesalahan logika.
0 komentar:
Posting Komentar